Jakarta, 13 April 2026 – Uwais Pictures resmi merilis final trailer untuk film laga terbaru mereka, “Ikatan Darah”. Trailer ini memberikan gambaran jelas mengenai rangkaian aksi bela diri yang brutal, berdarah-darah, dan sangat dinamis, yang dijadwalkan akan mengguncang layar bioskop Indonesia mulai 30 April 2026.
Film ini menjadi tonggak sejarah bagi sutradara Sidharta Tata, yang untuk pertama kalinya menggarap film action layar lebar setelah sukses dengan berbagai serial laga populer. Di bawah bimbingan sang maestro laga internasional, Iko Uwais sebagai produser eksekutif, Tata menghadirkan teknik sinematografi unik di mana kamera diposisikan seolah “ikut berantem” di tengah pertarungan.
“Di sini yang menarik adalah kamera itu ikut berantem. Tradisinya Uwais Pictures adalah menciptakan semua elemen bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata,” ujar Sidharta Tata.
Gaya Bertarung Geng Mafia Primbon
Final trailer ini menonjolkan karakteristik gaya bertarung dari setiap anggota Geng Mafia Primbon yang kejam. Penonton akan melihat Boris (Abdurrahman Arif) dengan senjata mesin pemotong rumput dan parang, Macan (Rama) dengan gaya pembunuh berdarah dingin, hingga duel emosional antara dua sahabat, Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda).
Alih-alih menggunakan senjata api modern, Sidharta Tata memilih untuk mengedepankan lokalitas Indonesia. Penggunaan tangan kosong, pencak silat, serta senjata tradisional seperti celurit dan golok menjadi signature utama dalam film ini.
Prestasi Internasional dan Desain Produksi Realis
“Ikatan Darah” tidak hanya mengandalkan aksi, tetapi juga kualitas visual yang diakui. Film ini berhasil memenangkan penghargaan Best Production Design di JAFF20 berkat set lokasi yang sangat realis, seperti pemukiman padat penduduk dan gang-gang sempit khas perkampungan Indonesia.
Sebelum tayang di tanah air, film ini telah melakukan world premiere di Fantastic Fest 2025, Texas, Amerika Serikat. Deretan aktor ternama turut membintangi film ini, di antaranya Livi Ciananta, Derby Romero, Dimas Anggara, Teuku Rifnu Wikana, hingga aktris senior Lydia Kandou.
Sinopsis Singkat
Mega (Livi Ciananta), seorang mantan atlet pencak silat, harus berjuang menyelamatkan kakaknya, Bilal (Derby Romero), dari kejaran geng gangster pimpinan Primbon (Teuku Rifnu Wikana). Terjebak di sebuah kampung dengan seluruh pintu keluar tertutup, Mega harus kembali menggunakan keahlian silatnya untuk bertahan hidup dalam perburuan maut yang mempertaruhkan nyawa.




