Operasi Pesta Copet Hadirkan Kisah Anak Muda
Jakarta, 18 Agustus 2026 – Film Operasi Pesta Copet persembahan Imajinari menghadirkan kisah komedi persahabatan yang lucu sekaligus haru. Film ini mengikuti empat anak muda yang nekat melakukan aksi pencopetan karena terdesak keadaan.
Mengambil pendekatan produksi yang baru di sebuah festival musik besar Pestapora, Operasi Pesta Copet menjadi debut penyutradaraan Edy Khemod. Film ini membawa cerita tentang orang-orang yang merasa tidak memiliki banyak pilihan dalam menjalani kehidupan.
Dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, dan debut vokalis Sisitipsi Fauzan Lubis, film ini tidak hanya mengikuti operasi pencopetan, tetapi juga menggambarkan persahabatan di pinggiran Jakarta yang sama-sama menghadapi himpitan ekonomi.
Operasi Pesta Copet Hadirkan Komedi dengan Pendekatan Berbeda
Sebagai rumah produksi yang memiliki DNA komedi, Imajinari tetap menghadirkan unsur humor dalam Operasi Pesta Copet, tetapi dengan skala dan pendekatan yang berbeda.
Awwe dipercaya sebagai konsultan komedi. Melalui pendekatan baru dan genre yang eksploratif, film ini menjadi bagian dari visi Imajinari untuk terus mencoba menghadirkan tema dan cerita yang segar dalam perfilman Indonesia.
Ernest Prakasa menilai Operasi Pesta Copet memiliki ide yang unik dan autentik. Salah satu gagasan yang menarik adalah keberadaan copet di konser, dengan pertanyaan apakah mereka merupakan copet yang belajar tentang skena musik atau anak musik yang belajar mencopet.
Empati Menjadi Dasar Cerita Operasi Pesta Copet
Sutradara Edy Khemod menempatkan empati sebagai hal penting dalam menggarap Operasi Pesta Copet. Film ini tidak ingin mengglorifikasi aksi kriminal ataupun sekadar menghakimi tindakan para karakter.
Melalui cerita tersebut, penonton diajak untuk memahami dan merasakan kondisi yang dialami Ijal dan kelompoknya. Pendekatan ini menjadi dasar dalam menggambarkan karakter serta situasi yang mereka hadapi.
Iqbaal Ramadhan yang memerankan Ijal melihat karakternya sebagai gambaran ketidakadilan yang masih terjadi di Indonesia. Ijal merupakan anak muda yang memiliki mimpi, tetapi lahir dari kondisi yang membuatnya tidak memiliki banyak pilihan seperti kelompok masyarakat lainnya.
Syuting di Tengah Kerumunan Pestapora
Kawai Labiba, yang memerankan Melodi sebagai bagian dari geng copet, merasakan pengalaman berbeda selama proses produksi. Ia harus menjalani syuting di tengah kerumunan penonton Pestapora sambil tetap mengikuti arahan dan melakukan adegan pencopetan.
Sementara itu, Kristo Immanuel memerankan Adut, sosok yang selalu mengikuti keadaan dan tidak terlalu banyak berpikir. Karakter Adut juga menjadi bagian dari dinamika bromance bersama Ijal, dengan Ijal membawa porsi drama yang lebih berat sementara Adut memberikan sisi komedi.
Operasi Pesta Copet Tayang 27 Agustus 2026
Operasi Pesta Copet akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Sebelum penayangan tersebut, film ini juga menggelar roadshow bertajuk Pesta Copet bersama jajaran pemeran dan sineas di 11 kota pada 22-31 Agustus 2026.
Roadshow tersebut akan hadir di Malang, Surabaya, Sidoarjo, Solo, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Cirebon, Bandung, Bekasi, dan Bogor.
Jajaran pemeran dan sineas yang hadir meliputi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, Fauzan Lubis, sutradara Edy Khemod, serta produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika.
Diproduksi oleh Imajinari, Operasi Pesta Copet membawa premis tentang copet dengan hati cerita yang berfokus pada persahabatan serta konteks sosial dan emosi yang mendalam.





