lightcraft Rayakan 20 Tahun Lewat “Twenty: Full Circle”
Jakarta, 16 September 2026 – Dua puluh tahun setelah pertama kali terbentuk di Malaysia, band anthemic pop asal Jakarta, lightcraft, merayakan dua dekade perjalanan musik melalui Twenty: Full Circle. Pertunjukan anniversary ini digelar pada 12 September 2026 di Salihara Arts Center dalam format live 360° yang intim dan imersif.
Pertunjukan 360° di Salihara Arts Center
Berlangsung di ruang bundar Salihara, lightcraft ditempatkan di tengah ruangan sementara penonton mengelilingi band dari berbagai arah. Format tersebut menciptakan pengalaman yang berbeda dari konser konvensional, dengan suasana yang dekat dan komunal serta sudut pandang penonton yang terus berubah.
Malam dibuka oleh Telefiction dan TRIPOV sebelum lightcraft tampil dalam dua set dengan karakter berbeda. Set pertama berfokus sepenuhnya pada “The Modern Seasons”, debut EP lightcraft yang pertama kali dirilis pada 2006 dan kini telah direimajinasikan.
“The Modern Seasons” Dibawakan Secara Utuh
Set pertama membawakan “The Modern Seasons” secara utuh dan menjadi pengenalan terhadap arah elektronik yang semakin kuat dalam musik lightcraft. Pada penampilan tersebut, safiradinda turut bergabung sebagai vokalis untuk membawakan “Into the Light”.
Setelah penampilan pertama lightcraft, gabsav hadir dalam rangkaian acara sebelum lightcraft kembali dengan set kedua. Kali ini, band membawakan lagu-lagu dari berbagai periode perjalanan musik selama dua dekade, mempertemukan karya yang telah dikenal pendengar dengan materi yang lebih baru.
Kolaborator Spesial Hadir di Set Kedua
Set kedua juga menghadirkan sejumlah kolaborator spesial. Ananda Badudu dari Banda Neira bergabung untuk membawakan “Home”, sementara Adhi Handoyo dari TADI tampil dalam “Into the Wild”. Mentari Novel kemudian bergabung untuk membawakan “This Day & Age (RIMALDI Reanimated)”.
Di tengah penampilan, lightcraft menerima kue ulang tahun sebagai perayaan 20 tahun perjalanan karier mereka. Keyboardist Enrico Prabowo juga mendapatkan kue ulang tahun karena ulang tahunnya jatuh sehari sebelumnya. Momen tersebut membuat vokalis Imam Surataruna menangis terharu.
Formasi Lightcraft Diperluas
Untuk pertunjukan anniversary ini, formasi lightcraft diperluas dengan Fadli Rizki dan safiradinda sebagai backing vocals, Edwin Zachman pada synth, serta Muhammad Febriyanto pada perkusi. DJ Arsyah turut mengisi musik di luar penampilan live untuk menjaga energi dan atmosfer sepanjang acara.
Secara visual, Sedara mendukung desain dan dekorasi ruang dengan kain putih yang digantung dari langit-langit serta poster-poster berisi diskografi dan foto-foto lightcraft. Elemen tersebut membawa perjalanan dua dekade band ke dalam ruang pertunjukan tanpa menjadikannya sekadar pameran retrospektif.
Menuju Perilisan Digital “The Modern Seasons”
Twenty: Full Circle turut mempertemukan para musisi, kolaborator, teman, dan pendengar yang telah menjadi bagian dari perjalanan lightcraft selama dua dekade. Acara tersebut didukung Hala Koffie sebagai sponsor serta Soundhead dan Titik Satu Organizer sebagai penyelenggara.
Dua minggu setelah pertunjukan, “The Modern Seasons” melanjutkan perjalanannya melalui perilisan digital. EP yang telah direimajinasikan tersebut sebelumnya diperdengarkan secara utuh kepada penonton dalam Twenty: Full Circle dan kemudian memasuki tahap berikutnya untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.





