Bless the Knights Buka Era Baru Lewat “Phoenix”
Bless the Knights memperkenalkan Phoenix, album terbaru yang menjadi simbol kebangkitan sekaligus evolusi terbesar mereka sejak 2023. Album ini lahir setelah berbagai pergantian formasi, kritik, tantangan, dan perjalanan panjang band.
Mempertahankan Djent dan Progressive Metal
Phoenix tetap mengusung Djent dan Progressive Metal sebagai identitas utama. Kali ini, Bless the Knights menghadirkan riff yang lebih groovy, perpaduan scream dan clean vocal, rhythm section yang solid, serta tambahan synthesizer dan electronic samples.
Shred guitar dan solo juga tetap menjadi bagian penting dalam komposisi mereka.
Formasi yang Lebih Solid
Album ini lahir dari formasi mrfritzfaraday, Cas Coldfire, Dhika Dongeng, Soebroto Harry, dan Kevin Sugito. Formasi tersebut menjadi salah satu susunan personel terlama yang bertahan bersama sejak 2023.
Proses kreatif yang semakin kompak turut menjadi bagian dari perjalanan menuju Phoenix.
Simbol Kebangkitan
Terinspirasi mitologi Yunani tentang burung Phoenix yang bangkit dari abu dan kobaran api, album ini menggambarkan perjalanan Bless the Knights setelah menghadapi berbagai rintangan.
Band berharap album ini tidak hanya menjangkau metalheads, tetapi juga pendengar baru yang menemukan semangat untuk bangkit melalui lagu-lagunya.
11 Track dalam Phoenix
Album Phoenix berisi 11 lagu, yaitu Agathos, Autopraxia, Avisha, Metamorphosis, Parekletos, Il Grinta, Crying in the Desert, You’ve Created Your Own Monster (Reprise), serta versi instrumental Agathos, Autopraxia, dan Avisha.
Phoenix tersedia di layanan streaming mulai 22 September 2026.





