BeritaMusik

Ei Rilis ‘Shooting Star’, Surat Terbuka untuk Rindu yang Tak Usai

Mahasiswi Berklee College of Music Ini Hadirkan Sisi Lain Valentine Lewat Balada Introspektif yang Jujur

Sisi Lain Valentine Ruang untuk Mengingat dan Mendoakan

Bulan kasih sayang tidak selalu identik dengan perayaan romantis yang megah. Bagi sebagian orang, momen ini justru menjadi ruang refleksi untuk mengenang percakapan yang belum usai. Penyanyi-penulis lagu muda, Eileen Pandjaitan (Ei), menangkap esensi rindu tersebut melalui single terbarunya yang bertajuk “Shooting Star”.

“Shooting Star” bukanlah sekadar pop ballad biasa. Lagu ini mengalir seperti surat yang tak pernah terkirim—jujur, intim, dan menyentuh pelan-pelan. Ei menceritakan kisah tentang seseorang yang terus kembali ke tempat penuh memori, berharap pada keajaiban kecil yang mungkin membawa sosok terkasih kembali pulang.

Produksi Intim Kejujuran Tanpa Filter

Kolaborasi Bareng Ankadiov & Andreas Arianto

Dalam penggarapannya, Ei memilih pendekatan musikal yang sengaja dibuat minimalis tanpa terlalu banyak lapisan (layer). Hal ini bertujuan agar emosi asli dan vokal lembut Ei dapat benar-benar “berbicara” kepada pendengar tanpa dramatisasi yang artifisial.

Sinergi Ei bersama Bowo Soulmate sebagai Vocal Director, serta Ankadiov & Andreas Arianto sebagai produser, menghasilkan soundscape yang bersih dan resonan. Pendengar seolah diajak duduk bersama Ei di sebuah kafe sunyi, mendengarkan percakapan batin yang mengalir tanpa filter.

Soundtrack bagi Mereka yang “Mencintai Tanpa Memiliki”

Ei menegaskan bahwa Valentine juga milik mereka yang masih menyimpan nama seseorang di playlist khusus atau mereka yang sedang berdamai dengan rasa sakitnya sendiri. “Shooting Star” tidak memaksa pendengarnya untuk segera move on, melainkan menjadi teman untuk mengakui perasaan yang masih tersisa secara manusiawi.

Profil Ei Kedalaman Rasa dari Berklee

Lahir pada tahun 2003, Ei bukanlah nama baru yang asing dengan proses kreatif personal. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan di Berklee College of Music, Massachusetts, Amerika Serikat, melalui jalur beasiswa (scholarship). Pengalaman tampil di panggung internasional seperti House of Blues hingga Longy School of Music telah mengasah kemampuannya dalam melakukan storytelling yang kuat melalui musik.

See also  Noni Rilis ‘Fall Again’ Pesan Harapan untuk Jatuh Cinta Lagi

Sebagai seorang yang mengaku introvert, Ei menjadikan piano dan musik sebagai tempat teraman untuk bercerita. Kedalaman rasa yang ia miliki melampaui usianya, menjadikan “Shooting Star” sebagai karya yang langka di tengah cepatnya arus konsumsi digital saat ini.

Single terbaru “Shooting Star” dari Ei sudah tersedia di seluruh platform streaming digital. Biarkan lagu ini menjadi teman saat malam datang dan bintang jatuh melintas, mengingatkan bahwa setiap bentuk cinta—bagaimanapun akhirnya—layak untuk dirayakan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button