Musik

FLOAT Rilis “Dimabuk Cahaya” Rayakan 21 Tahun Perjalanan

Float menandai 21 tahun perjalanan musik dengan single baru penuh kejujuran “Dimabuk Cahaya”

Float merayakan lebih dari dua dekade perjalanan musik mereka melalui single terbaru berjudul “Dimabuk Cahaya.” Karya ini menjadi penanda bahwa napas kreatif band tetap menyala, bukan sebagai comeback, melainkan kelanjutan perjalanan. Dengan formasi Hotma “Meng” Roni Simamora, Timur Segara, David Qlintang, dan Binsar Tobing, FLOAT Dimabuk Cahaya hadir sebagai langkah jujur dan organik yang mempertegas identitas musikal mereka.

Filosofi “mengapung” yang menjadi dasar karakter Float kembali disuarakan dalam FLOAT Dimabuk Cahaya. Band ini memilih berada pada posisi stabil—tidak terseret tren viral, namun terus menghasilkan karya autentik. Mengakui tantangan industri yang bergerak cepat, mereka menghadirkan lagu ini sebagai perlawanan halus terhadap tekanan algoritma dan dorongan untuk selalu relevan. Warna vintage era 70-an memberi sentuhan hangat dan karakter kuat pada single ini.

Secara lirik, FLOAT Dimabuk Cahaya mengangkat tema kejujuran dan kesadaran. Cahaya digambarkan bukan hanya sebagai sesuatu yang indah, tetapi juga sebagai simbol yang membuka kebenaran. Float menyebutnya sebagai cahaya yang menyakitkan namun membebaskan. Lirik dan nuansa lagu memberi ruang bagi pendengar untuk kembali merenung, sekaligus merayakan momen-momen kecil yang jujur dalam hidup.

Lagu FLOAT Dimabuk Cahaya sangat cocok dinikmati saat perjalanan malam atau ketika ingin meresapi suasana tenang. Float menegaskan bahwa mereka tidak mengejar tren, melainkan memastikan cahaya yang memandu sejak awal tetap menyala. Mereka berharap pendengar juga bisa merasakan kehangatan dan kedalaman emosi yang mereka lekatkan dalam single ini.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button