Jakarta, 03 September 2026 – Grup musik pop alternatif LayarKaca resmi memperkenalkan karya perdana mereka melalui single “Sisa Percakapan”. Lagu ini mengangkat kesadaran yang kerap datang terlambat ketika waktu membuat seseorang memahami arti perhatian, nasihat, serta kehadiran orang-orang yang pernah mengisi hidupnya.
“Sisa Percakapan” Merekam Arti Masa Lalu
Melalui lirik reflektif dan aransemen emosional, “Sisa Percakapan” menggambarkan perjalanan seseorang yang mulai melihat masa lalu dari sudut pandang berbeda. Hal-hal yang dahulu terasa biasa perlahan berubah menjadi kenangan yang memiliki makna lebih besar seiring bertambahnya usia dan pengalaman.
Menurut Morai selaku songwriter, lagu ini berbicara tentang hal-hal yang baru dipahami setelah semuanya berlalu. “Sisa Percakapan” menjadi ruang untuk mengingat kembali percakapan yang masih tinggal dalam ingatan.
Identitas Musik Pop Alternatif LayarKaca
Sebagai karya perdana, “Sisa Percakapan” sekaligus memperkenalkan identitas musikal LayarKaca. Grup ini menggabungkan lirik reflektif dengan nuansa pop alternatif yang sinematik.
Ke depannya, LayarKaca ingin terus mengangkat cerita tentang hubungan antarmanusia, keluarga, kehilangan, harapan, hingga proses menjadi dewasa melalui karya-karya mereka.
Formasi LayarKaca
LayarKaca diperkuat oleh Morai sebagai vokalis, Rizky Dewanto pada gitar, Agung pada bass, dan Aul pada drum.
Formasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan awal LayarKaca dalam membangun karakter musik mereka melalui cerita-cerita yang dekat dengan pengalaman manusia.
Dirilis 4 September 2026
“Sisa Percakapan” resmi dirilis pada 4 September 2026. Single bergenre pop alternatif ini menjadi rilisan perdana LayarKaca di bawah Positopia Records.
Dengan membawa tema tentang hal-hal yang terlambat dipahami, LayarKaca membuka perjalanan musikal mereka melalui sebuah karya yang reflektif dan emosional.





