BeritaMusik

Lugia Masuki Commitment Era Lewat Memberi Cinta

Band asal Garut melanjutkan Butterfly Era dengan lagu tentang cinta tulus tanpa syarat

Band asal Garut, Lugia, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka melalui single terbaru berjudul “Memberi Cinta”. Lagu ini menjadi rilisan keempat setelah “Menepi”, “Menuju”, dan “Memikat”, sekaligus menandai fase baru yang mereka sebut sebagai “Commitment Era” dalam rangkaian konsep “Butterfly Era”.

Dikenal dengan perpaduan musik modern dan sentuhan era 1980-an, Lugia kembali menghadirkan karya yang hangat dan penuh nuansa romantis. Single terbaru ini mengangkat cerita tentang seseorang yang memiliki cinta besar untuk orang terkasih dan memilih memberikan perasaannya dengan tulus tanpa mengharapkan balasan.

Mengisahkan Cinta yang Tulus dan Ikhlas

“Memberi Cinta” menggambarkan fase ketika seseorang sedang jatuh cinta dan ingin memberikan seluruh perhatian serta kasih sayangnya kepada orang yang dicintai. Namun, perasaan tersebut hadir bukan karena berharap mendapatkan sesuatu sebagai imbalan, melainkan karena rasa ikhlas dan keyakinan bahwa kebahagiaan telah diatur oleh semesta.

Melalui lirik yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, Lugia mencoba menyampaikan cerita yang mudah dipahami oleh pendengar. Tema cinta yang penuh kehangatan dan optimisme menjadi benang merah yang mengalir sepanjang lagu.

Kolaborasi dengan Musisi Yogyakarta

Dalam proses produksinya, Lugia menggandeng Alexander Yoga, keyboardis band Fourtune sekaligus lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Selain bertindak sebagai produser, Alexander Yoga juga berkontribusi dalam proses komposisi dan aransemen lagu.

Proses rekaman dilakukan secara mandiri melalui konsep home recording sebelum kemudian dikembangkan lebih lanjut bersama sejumlah musisi pendukung. Pengisian instrumen bass dibantu Henoch Dyta dari Fourtune, sementara vokal latar diisi oleh Akhira Larasati.

Memadukan Nuansa Modern dan Sentuhan 80-an

Secara musikal, “Memberi Cinta” menghadirkan kombinasi drum groovy, piano elektrik yang ringan, permainan gitar bersih, serta bass dan synthesizer yang menjadi ciri khas musik era 1980-an. Perpaduan tersebut menghasilkan suasana yang ceria sekaligus nyaman didengar.

See also  Debut Widya Wirayanti ‘Saling Jaga’ Elegansi Pop-Jazz Intim

Lugia juga menghadirkan sejumlah eksplorasi harmoni melalui beberapa perpindahan nada yang membuat lagu ini terdengar unik tanpa kehilangan kesan sederhana. Melalui “Memberi Cinta”, Lugia berharap dapat mewakili perasaan banyak anak muda yang sedang menikmati fase jatuh cinta dan membangun komitmen bersama orang yang mereka sayangi.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button