Parade Hujan Resmi Rilis Album Perdana Punar dengan Delapan Lagu Baru
26 Juli 2026 – Parade Hujan resmi merilis Album Punar, album perdana yang menjadi tonggak baru perjalanan musikal mereka. Album ini telah tersedia di seluruh platform digital dan menjadi karya pertama Parade Hujan, entitas musik yang digawangi oleh Mohammad Istiqamah Djamad (Mas Is), Alejandro Saksakame (Cito), dan Ivan Penwyn Panjaitan. Kehadiran Album Punar juga menjadi simbol rujuk rindu para personel yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari Payung Teduh setelah sempat berpisah selama beberapa tahun.
Bagi Parade Hujan, Album Punar bukan sekadar kumpulan lagu, tetapi sebuah perjalanan yang menggambarkan siklus kehidupan. Delapan lagu di dalam album disusun dengan konsep yang saling terhubung sehingga menghadirkan pengalaman mendengarkan yang utuh, mulai dari awal perjalanan hingga kembali ke titik pertemuan.
Album Punar Mengangkat Kisah Siklus Kehidupan
Melalui Album Punar, Parade Hujan menghadirkan narasi yang menggambarkan perjalanan hidup, kerinduan, kehilangan, hingga harapan untuk kembali bertemu. Cerita tersebut dituangkan melalui metafora hujan, awan, cahaya, dan perjalanan yang terus berulang sebagai sebuah siklus kehidupan.
Narasi puitis yang menjadi bagian dari Album Punar mengajak pendengar merenungkan berbagai fase kehidupan. Kerinduan digambarkan sebagai sesuatu yang selalu menemukan jalan pulang, sementara setiap pertemuan dan perpisahan diyakini menjadi bagian dari proses yang akan terus berulang.
Parade Hujan Tawarkan Pengalaman Mendengarkan yang Personal
Dalam Album Punar, Parade Hujan tidak hanya menyajikan lagu-lagu baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman emosional yang mengajak pendengar melakukan refleksi terhadap perjalanan hidup mereka sendiri.
Album ini dibangun melalui delapan komposisi yang saling berkaitan sehingga membentuk satu kesatuan cerita. Setiap lagu menjadi bagian dari perjalanan yang membawa pendengar melewati berbagai emosi, mulai dari kerinduan, penantian, penerimaan, hingga menemukan harapan baru. Pendekatan tersebut menjadi identitas utama Album Punar sebagai karya perdana Parade Hujan.
Album Punar Akan Dirayakan Lewat Tur Intimate
Untuk merayakan perilisan Album Punar, Parade Hujan juga menggelar tur album dengan konsep intimate. Tur dijadwalkan dimulai pada 31 Juli 2026 dengan rangkaian pertunjukan di wilayah Jawa Timur, meliputi Malang, Bojonegoro, Kediri, dan Lamongan.
Ke depannya, tur Album Punar direncanakan berlangsung setiap bulan dan akan mengunjungi berbagai kota di Indonesia. Selain tersedia dalam format digital, Album Punar juga dicetak dalam bentuk CD yang akan dijual bersamaan dengan merchandise resmi selama rangkaian tur berlangsung.
Delapan Lagu dalam Album Punar
Album Punar berisi delapan lagu yang membentuk satu perjalanan cerita, yaitu:
- Datang
- Maka Diturunkanlah Hujan (feat. Adrian Yunan)
- Kehadiran (feat. Monita Tahalea)
- Saling Lupa
- Cahaya
- Laju
- Muara
- Menjelajahi Kerinduan
Melalui keseluruhan materi tersebut, Parade Hujan berharap pendengar dapat menikmati setiap lagu, menghafalkannya, lalu bertemu dalam rangkaian tur untuk bernyanyi dan berbagi cerita bersama.
Penutup
Melalui Album Punar, Parade Hujan menghadirkan sebuah karya perdana yang tidak hanya menyajikan musik, tetapi juga mengajak pendengar menyelami makna perjalanan hidup, kerinduan, dan harapan. Album ini menjadi penanda babak baru bagi Parade Hujan sekaligus awal dari perjalanan panjang mereka menyapa penikmat musik Indonesia melalui rangkaian tur di berbagai kota.
Ikuti berita terbaru seputar album, rilisan lagu, konser, dan industri musik Indonesia hanya di EventFest.id
Baca juga:
EventFest.id
- Instagram: https://www.instagram.com/eventfest.id/
- YouTube: https://www.youtube.com/@eventfest_id
Sumber Resmi
- Instagram: https://www.instagram.com/parade.hujan
- X: https://x.com/_paradehujan_
- TikTok: https://www.tiktok.com/@parade.hujan
- YouTube: Parade Hujan



