Jakarta, 21 April 2026 – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, rapper ikonik Yacko resmi merilis video musik untuk single terbarunya bertajuk “Unbreakable Me”. Lagu yang diproduseri oleh Mardial ini hadir sebagai sebuah anthem penyemangat yang mendefinisikan ulang olahraga lari bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah terapi bagi perempuan yang sedang berjuang memulihkan kesehatan mental.
“Unbreakable Me” lahir dari refleksi mendalam Yacko mengenai beban ganda dan berbagai stigma yang sering dipikul oleh perempuan dalam budaya patriarki. Melalui liriknya, Yacko menekankan bahwa setiap langkah kaki dalam berlari adalah ruang untuk memproses trauma, melepaskan stres, dan merebut kembali kendali atas kesejahteraan emosional. Bagi Yacko, pulih dari luka lama adalah sebuah bentuk perlawanan yang nyata.
Misi Solidaritas dan Sydney Marathon 2026
Lagu ini bukan sekadar rilisan musik biasa, melainkan bagian dari kampanye besar Yacko yang akan berpartisipasi dalam Sydney Marathon pada 30 Agustus 2026 mendatang. Melalui aksinya tersebut, Yacko melakukan penggalangan dana yang akan disalurkan ke Women’s Mental Health Foundation untuk mendukung penelitian, edukasi, dan program pemulihan kesehatan mental perempuan.
Dalam video musiknya, Yacko melibatkan 18 pelari perempuan dengan berbagai latar belakang. Aksi simbolis melepas plester hijau dalam klip tersebut menjadi pesan kuat bahwa perempuan tidak lagi harus bersembunyi dalam diam. Mereka adalah pribadi yang tangguh (unbreakable) yang berani mengubah luka menjadi kekuatan untuk bangkit kembali.
Ketersediaan di Platform Digital
Video musik “Unbreakable Me” sudah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi Yacko mulai hari ini. Sementara itu, untuk format audio secara utuh akan dirilis di seluruh platform streaming digital (DSP) pada 1 Mei 2026 di bawah naungan Sandpaper Records. Yacko mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendukung gerakan ini, baik melalui musik maupun donasi untuk masa depan kesehatan mental perempuan yang lebih baik.




