BeritaMusik

SecondSet Debut dengan Single “Tanpa Dendam”

SecondSet memperkenalkan “Tanpa Dendam”, lagu tentang luka, cinta, dan keberanian berdamai dengan masa lalu

SecondSet Debut dengan Single “Tanpa Dendam”

Jakarta, 14 Agustus 2026 – Band asal Manado, Sulawesi Utara, SecondSet, resmi memperkenalkan diri melalui single debut “Tanpa Dendam”. Mengusung genre Alternative Rock/Emo, SecondSet menghadirkan musik yang emosional, jujur, dan dekat dengan pengalaman kehidupan.

SecondSet digawangi Dale pada vokal, Andrew pada gitar, Vean pada gitar, Jeksen pada bass, dan Nuel pada drum. Berawal dari persahabatan dan kecintaan terhadap musik, kelima personel membangun SecondSet dengan tujuan menciptakan lagu yang dapat menjadi teman bagi mereka yang pernah merasakan kehilangan, perjuangan, maupun harapan.

SecondSet Membawa Warna Alternative Rock/Emo

Karakter musik SecondSet merupakan perpaduan Alternative Rock dan Emo yang diperkaya berbagai pengaruh musik modern. Mereka menghadirkan melodi yang kuat, aransemen emosional, serta lirik yang dekat dengan realitas kehidupan.

Sebelum merilis karya debut, para personel SecondSet telah aktif tampil di berbagai acara komunitas, festival musik, hingga panggung hiburan lokal di Sulawesi Utara. Pengalaman tersebut menjadi fondasi yang membentuk chemistry mereka sebagai band sekaligus memperkuat keyakinan untuk membawa musik ke tingkat nasional.

Meski masih berbasis di Manado, SecondSet percaya bahwa musik yang lahir dengan ketulusan dapat menjangkau siapa saja. Mereka berharap karya-karyanya dapat diterima oleh penikmat musik Indonesia dan membawa nama Manado serta Sulawesi Utara ke panggung yang lebih besar.

“Tanpa Dendam” Bercerita tentang Luka dan Keikhlasan

Sebagai langkah awal bersama Label Pro-M, SecondSet mempersembahkan single debut “Tanpa Dendam”. Lagu ini mengangkat kisah seseorang yang harus melewati sisi tergelap dalam sebuah hubungan, menghadapi kenyataan hidup yang keras, lalu memilih bangkit tanpa menyimpan kebencian terhadap masa lalu.

“Tanpa Dendam” terinspirasi dari kisah nyata seorang teman lama pencipta lagu, Andrew Ngantung. Cerita tersebut berkaitan dengan pasangan yang menghadapi tekanan ekonomi berat hingga harus berhadapan dengan keputusan yang mengorbankan harga diri demi bertahan hidup.

See also  Kikong Debut Lewat Single Rencana Gila

Hubungan mereka dipenuhi konflik, luka, dan pergulatan emosional. Namun, kasih sayang membuat keduanya tetap bertahan, menerima luka yang pernah terjadi, dan perlahan menemukan kekuatan untuk memaafkan masa lalu.

Memaafkan Menjadi Pesan Utama “Tanpa Dendam”

Bagi Andrew Ngantung, “Tanpa Dendam” tidak hanya berbicara tentang luka, tetapi juga ketulusan dalam mencintai dan keberanian menerima kenyataan hidup.

Melalui lagu tersebut, SecondSet ingin menyampaikan bahwa setiap orang memiliki luka yang berbeda. Namun, setiap luka juga menyimpan kesempatan untuk bertumbuh.

Memaafkan dalam “Tanpa Dendam” bukan berarti melupakan, melainkan memilih untuk tidak lagi membiarkan masa lalu mengendalikan masa depan. Pesan tersebut diperkuat melalui aransemen Alternative Rock yang emosional, lirik yang jujur, serta vokal penuh penghayatan.

“Tanpa Dendam” Jadi Langkah Awal SecondSet

Sebagai karya debut, “Tanpa Dendam” menjadi pengenalan terhadap identitas musikal SecondSet sekaligus langkah pertama perjalanan mereka bersama Label Pro-M.

Single ini diharapkan dapat menemani mereka yang sedang berjuang berdamai dengan masa lalu dan menemukan keberanian untuk melanjutkan hidup.

Melalui debut tersebut, SecondSet berharap dapat diterima oleh penikmat musik Indonesia dan terus menghadirkan karya-karya autentik serta relevan. Perjalanan mereka baru dimulai dengan harapan membawa nama Manado dan Sulawesi Utara ke panggung musik nasional.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button