Refleksi Kehidupan dalam Balutan Jazz Tradisional
Band jazz Indonesia, Societeit de Harmonie, membuka lembaran tahun 2026 dengan merilis single terbaru bertajuk “Syakara”. Judul yang diambil dari bahasa Arab ini secara harfiah berarti “syukur”. Lagu ini hadir sebagai pengingat lembut bagi para pendengar untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk tuntutan hidup modern dan kembali pada kesadaran akan hal-hal baik yang masih dimiliki.
Dirilis menjelang bulan Ramadan, “Syakara” menandai fase baru perjalanan Societeit de Harmonie setelah dua tahun konsisten berkarya. Lagu ini mengajak kita untuk berdamai dengan masa lalu dan tidak terjebak dalam kecemasan masa depan, menekankan bahwa respons terbaik terhadap beratnya hidup adalah dengan bersyukur.
Kolaborasi Organik Bersama Natasya Elvira
Sentuhan Gen Z dengan Karakter Vintage
Elemen krusial dalam lagu ini adalah kehadiran Natasya Elvira. Tak hanya menyumbangkan vokal vintage-nya yang khas, Natasya juga memegang peran vital sebagai penulis lagu dan project manager. Keterlibatannya sejak tahap awal memastikan pesan pendewasaan hidup dalam lagu ini tersampaikan secara relevan bagi generasinya—terasa seperti obrolan hangat antar teman, bukan nasihat yang menggurui.
Aransemen Musik yang Kontras dan Cerdas
Secara musikalitas, “Syakara” menawarkan kompleksitas yang dikemas ringan. Dave Rimba menyusun aransemen horns yang saling “bertabrakan” namun tetap harmonis, sebuah metafora cerdas untuk menggambarkan pikiran manusia yang sering kali kalut.
Namun, kekalutan tersebut tidak dibungkus dengan nada muram. Sebaliknya, aransemen piano dari Andy Gomez dan tiupan Clarinet serta Trombone menghadirkan nuansa cerah dan gembira. Kontras ini menegaskan pesan utama bahwa refleksi dan penerimaan tidak harus selalu identik dengan kesedihan.
Artwork dan Representasi Visual
Visual pendukung single ini menampilkan figur yang tertawa, karya Muhammad As’ad Asyikin Nur. Artwork ini merepresentasikan realitas bahwa di balik senyuman, setiap orang memikul bebannya masing-masing. Melalui rasa syukur, beban tersebut diharapkan terasa lebih ringan untuk dijalani.
Langkah Menuju EP ‘Ulangan’
“Syakara” merupakan bagian dari rangkaian pembuka menuju mini album (EP) bertajuk “Ulangan” yang dijadwalkan rilis dua bulan mendatang. Lagu ini dirancang sebagai pendamping aktivitas harian—baik saat menyetir, menggunakan transportasi umum, atau sekadar berjalan kaki—mengajak pendengar untuk “bernyanyi menjauhkan masalah” (sing away their problems).
Kini, kolaborasi apik Societeit de Harmonie dan Natasya Elvira sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital. Mari memulai tahun dengan frekuensi yang lebih jernih melalui “Syakara”.





