BeritaMusik

Strange Fruit Rilis EP Drips, Eksperimentasi Kosmik 11 Tahun

Padukan Krautrock dan Elemen Elektronik, Strange Fruit Hadirkan Pengalaman Audio-Visual Sureal dalam EP Drips

Unit eksperimental asal Jakarta, Strange Fruit, resmi menandai babak baru perjalanan musikal mereka dengan merilis Extended Play (EP) bertajuk Drips. Diluncurkan pada 3 April 2026 melalui Gentle Tuesday Recordings, EP ini menjadi muara dari eksplorasi bunyi yang telah mereka lakukan selama 11 tahun terakhir.

Drips bukan sekadar rilisan biasa, melainkan ramuan ideal yang menyatukan berbagai elemen mulai dari noise pop, krautrock, shoegaze, hingga acid house. Melalui empat komposisi heterogen, Strange Fruit berhasil menerabas sekat-sekat suara konvensional yang jarang ditemui dalam musik berbasis gitar pada umumnya.

Inovasi Elektronik dan Kolaborasi Internasional

Terobosan artistik Strange Fruit dalam EP ini terlihat jelas pada departemen ritme. Penyintesis Irza Aryadiaz mengombinasikan instrumen analog dan mesin, seperti drum machine TR-08 dan synthesizer semi modular Grandmother Moog. Hasilnya terdengar apik dalam single “Iridescent” yang menawarkan gairah dansa minimalis.

EP ini semakin istimewa dengan keterlibatan tiga produser kaliber dunia yang memberikan interpretasi berbeda pada spektrum esoterik. Jonathan Kusuma (Dekadenz), Tom Furse (The Horrors), dan Sean Johnston aka Hardway Bros turut menyumbangkan versi remix yang memperluas dimensi ambient serta acid house milik Strange Fruit.

Estetika Visual dan Pesan Spiritual

Kesuksesan audio Strange Fruit didukung pula oleh aspek visual yang kuat. Video musik untuk single “Monopolar” besutan Mellow Splice telah mencapai puluhan ribu penayangan dalam sebulan, menghadirkan disorientasi optik yang sinematik. Karya artwork untuk EP ini pun sengaja dibuat misterius dan terbuka untuk berbagai interpretasi.

Secara filosofis, lagu-lagu dalam EP ini, seperti “Pouvoir Moteur”, merepresentasikan obsesi mesin pabrik melalui repetisi beat 4/4 khas krautrock Jerman. Bagi sang vokalis, Baldi Calvianca, proses kreatif ini memberikan dampak penyembuhan spiritual, menemukan titik terang dari kegelapan masa lalu.

Diproduseri oleh Bernardus Fritz, EP Drips menonjolkan kemampuan Strange Fruit dalam menghasilkan sound design kosmik yang meluas. Format digitalnya sudah tersedia di seluruh platform streaming, sementara format piringan hitam dijadwalkan hadir pada pertengahan 2026 melalui kerja sama beberapa label independen.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button