BeritaMusik

Sunyiruri dan Figura Renata Hidupkan Puisi Usman Arrumy lewat Single “Sembahyang”

Awali Proyek Kolaborasi "Menyanyikan Usman Arrumy", Sunyiruri Gandeng Proyek Solo Figura Renata dalam Balutan Pop Folk

Skena musik folk Indonesia kembali kedatangan proyek kolaborasi yang puitis dan mendalam. Produser musik muda, Sunyiruri, resmi menggandeng Figura Renata—yang kini hadir sebagai proyek solo—untuk meluncurkan sebuah Extended Play (EP) bertajuk “Menyanyikan Usman Arrumy”. Proyek ini didedikasikan untuk menghidupkan karya-karya penyair ternama Indonesia, Usman Arrumy, ke dalam bentuk nada.

Perjalanan proyek ini dimulai sejak tahun 2021 ketika Sunyiruri pertama kali dipertemukan dengan Usman Arrumy. Proses kreatifnya melibatkan jajaran musisi seperti Sugeng Riyadi (drum), Adjik & Pribadi Kemal (keys), serta Satria Abdi (bass). Kolaborasi ini mencapai bentuk sempurnanya pada 2025 saat Figura Renata bergabung untuk memberikan interpretasi vokal yang kuat dan emosional.

Sembahyang: Cinta sebagai Ruang Sakral

Sebagai pembuka, lagu berjudul “Sembahyang” resmi dirilis pada 17 April 2026. Lagu ini memotret hubungan spiritual yang unik antara rasa cinta kepada manusia dengan keterhubungan terhadap Sang Pencipta. Liriknya yang berbunyi, “Membahagiakanmu adalah sembahyang terbaik bagi hidupku,” menggambarkan cinta bukan sekadar perasaan biasa, melainkan sebuah ritual yang sakral dan personal.

Usman Arrumy menjelaskan bahwa dalam mencintai orang lain, seseorang seringkali sedang merefleksikan kecintaan pada diri sendiri dan Tuhan. Kedalaman makna inilah yang berhasil diterjemahkan oleh Sunyiruri dan Figura Renata melalui aransemen pop folk yang hangat dan intim.

Rilisan Bertahap dalam Lima Babak

“Sembahyang” hanyalah pintu masuk dari keseluruhan rangkaian EP ini. Ke depannya, Sunyiruri dan Figura Renata telah berkomitmen untuk merilis empat lagu lainnya secara bertahap setiap minggu. Strategi ini diambil agar pendengar dapat menyelami setiap babak emosional dari puisi-puisi Usman Arrumy secara perlahan dan mendalam.

Kini, “Sembahyang” sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Melalui proyek “Menyanyikan Usman Arrumy”, puisi tidak lagi hanya untuk dibaca di atas kertas, tetapi juga untuk dirasakan melalui getaran dawai dan harmoni vokal yang menenangkan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button