Jakarta, 16 September 2026 – Tailwhip kembali dengan single terbaru berjudul “Stand the Rain”, yang dirilis melalui Modern Misfits. Lagu ini menjadi single terakhir menuju album debut band asal Bintaro tersebut yang dijadwalkan hadir pada Oktober 2026.
Tailwhip Hadirkan “Stand the Rain”
Setelah sebelumnya banyak menghadirkan rilisan dengan pendekatan introspektif, “Stand the Rain” membawa Tailwhip ke suasana yang lebih selebratif. Lagu ini bercerita tentang malam ketika jalanan mulai sepi, tetapi keinginan untuk terus berkeliling dan menikmati waktu bersama orang-orang terdekat masih terasa kuat.
Tailwhip membawa pengalaman tumbuh di kawasan suburban Bintaro ke dalam musik mereka. Cerita tentang jalanan kompleks, tempat nongkrong, obrolan sepulang sekolah, hingga percakapan larut malam mengenai cinta dan masa depan menjadi bagian dari karakter yang mereka sebut sebagai “Suburban Music”.
Tentang Keinginan dan Masa Depan
“Stand the Rain” menghadirkan optimisme yang berangkat dari kegelisahan anak muda. Lagu ini menggambarkan masa ketika seseorang merasa cukup yakin untuk menentukan pilihan sendiri, meski belum sepenuhnya mengetahui bagaimana cara menjalankannya.
Bagi Tailwhip, keinginan tidak selalu datang bersama rencana yang matang. Namun, keberadaan orang-orang yang ikut percaya dapat membuat sebuah rencana terasa lebih mungkin untuk diwujudkan. Gagasan tersebut menjadi salah satu dasar penulisan “Stand the Rain”.
Malam, Youth Angst, dan Kebebasan
Suasana malam menjadi elemen penting dalam “Stand the Rain”. Ketika kota mulai sepi, percakapan justru terus berlangsung dan berbagai rencana baru bermunculan. Situasi tersebut menjadi gambaran dari youth angst, ketika masa depan masih terasa mencemaskan tetapi tetap ada banyak hal yang ingin dinantikan.
Perhatian yang sebelumnya tertuju pada seseorang perlahan beralih kepada orang-orang yang berada di sekitar. Percakapan mulai diikuti dengan nyanyian, sementara bagian breakdown di akhir lagu memperpanjang momen tersebut dan menjadi penutup yang sesuai dengan semangat Tailwhip menyambut album debut mereka.
Music Video Hadirkan House Party
Suasana yang dibangun melalui “Stand the Rain” kemudian diteruskan dalam music video. Visualnya menggunakan montage sebuah house party yang mempertemukan kembali karakter-karakter dari rilisan Tailwhip sebelumnya.
Karakter yang sebelumnya dikenal melalui cerita hubungan dan perasaan masing-masing kini hadir dalam satu keramaian. Pertemuan tersebut menjadi semacam reuni bagi pendengar yang telah mengikuti perjalanan Tailwhip, sekaligus memperlihatkan kelanjutan kehidupan para karakter di luar persoalan cinta yang sebelumnya mereka hadapi.
Menuju Album Debut Tailwhip
“Stand the Rain” resmi dirilis pada 16 September 2026 dan tersedia di seluruh platform streaming digital. Lagu ini menjadi rilisan terakhir sebelum album debut Tailwhip dijadwalkan hadir pada Oktober mendatang.
Lagu ini ditulis dan diaransemen oleh Joe Pramudio, Derah Kelakan, dan Gung Bagus, dengan lirik oleh Derah Kelakan dan Joe Pramudio. Produksi ditangani Joe Pramudio, sementara proses mixing dikerjakan Casey Leiwakabessy dan mastering oleh Bill Henderson dari Azimuth.
Melalui “Stand the Rain”, Tailwhip menutup rangkaian pengantar menuju album debut dengan energi yang lebih terbuka dan penuh perayaan, sekaligus membawa kembali cerita kehidupan suburban dan keresahan anak muda yang menjadi bagian dari identitas musik mereka.





