BeritaMusik

Tiresome Rilis Video Klip “Ursula”: Visualisasi Sentimental dari Tur Sulawesi Utara-Gorontalo

Usung Vibes Alternative dan Post-Hardcore yang Lebih Pop, Trio Firli, Aries, dan Sadam Terjemahkan Dinamika Relasi Lewat Medium Visual

Band alternative/post-hardcore asal Sulawesi Utara dan Gorontalo, Tiresome, resmi merilis video klip terbaru untuk lagu bertajuk “Ursula”. Lagu ini merupakan bagian dari maxi-single Umbra//Ursula yang sebelumnya telah dilepas di bawah naungan label rekaman Loverman Records.

Untuk menerjemahkan pesan lagu ke dalam bentuk visual, Tiresome menggandeng sutradara Rezka Aprianto dan editor Ebay Akbar Hasan. Proyek visual ini juga mendapatkan dukungan dari jenama pakaian asal Gorontalo, Dustie, dengan Ayi Kobie yang bertindak sebagai produser.

Eksplorasi Vibe yang Lebih Sentimental

Berbeda dengan rilisan sebelumnya yang kental dengan tema pekerja kantoran, “Ursula” hadir dengan aransemen yang terdengar lebih pop dan sentimental. Firli Yogiteten, selaku vokalis dan penulis lirik, mengungkapkan bahwa penulisan lirik kali ini menyesuaikan sepenuhnya dengan mood dan riff gitar yang menjadi pemandu lagu.

“Secara tema, ‘Ursula’ bercerita mengenai dinamika hubungan dengan segala gejolaknya. Namun, jika diperhatikan seksama, pendengar bisa menariknya ke dalam konteks relasi dunia kerja, seperti metafora reward and punishment,” jelas Firli mengenai makna ganda di balik liriknya.

Digarap di Tengah Tur “Circling the Umbra”

Proses syuting video klip dilakukan selama tiga hari di sela-sela jadwal tur “Circling the Umbra” yang menyambangi Manado, Gorontalo, dan Kotamobagu pada medio Maret-April 2026. Tur ini sendiri merupakan agenda silaturahmi Tiresome kepada kolektif dan kawan-kawan di masing-masing kota domisili personel.

Aries Ishak (gitar) dan Sadam Mamonto (drum) menegaskan bahwa pembuatan klip ini adalah bentuk upaya merawat hubungan dengan kawan lama sekaligus cara mereka mencoba area kreatif baru. Terbentuk pada tahun 2024 melalui kolaborasi jarak jauh, trio ini terus konsisten mengeksplorasi spektrum post-hardcore lewat rentetan rilisan produktif sejak debut mereka.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button