Jakarta, 15 Mei 2026 – Solois perempuan berbakat, Idgitaf, resmi menandai babak baru perjalanan musikalitasnya dengan meluncurkan album penuh kedua bertajuk Berusaha di Bawah Hujan pada 15 Mei 2026. Melalui label Idgitaf Musik yang bekerja sama dengan KithLabo, penyanyi bernama asli Brigita Meliala ini menyajikan formula musik yang cukup segar.
Ia memadukan elemen musik country yang hangat dengan karakter pop penuh sukacita yang selama ini menjadi ciri khasnya. Album ini merangkum hasil perenungan mendalam Gita dalam menghadapi kedewasaan, serta cara pandangnya yang baru mengenai kapasitas diri dalam ranah percintaan dan komitmen.
Narasi Empat Fase Emosional dan Kolaborasi Lintas Musisi
Konsep Cerita Bersambung dalam Dua Belas Lagu
Berusaha di Bawah Hujan dikemas menyerupai cerita bersambung yang terbagi ke dalam 12 nomor lagu. Struktur narasi dalam album ini disusun secara rapi melewati empat fase emosional yang berurutan: mulai dari momen menemukan cinta yang menyembuhkan, menikmati kebahagiaan, menghadapi konflik, hingga bertahan di tengah badai.
Bagi Gita, album baru Idgitaf ini menjadi representasi bahwa cinta bukan sekadar tentang bersenang-senang, melainkan sebuah proses kompromi untuk saling memahami. Hal tersebut dituangkan secara lugas agar para pendengar dapat merasakan kedekatan emosional yang intim saat mendengarkan trek demi trek.
Sinergi Produser Papan Atas dan Proyek Duet
Proses penggarapan album yang memakan waktu dari Februari 2025 hingga April 2026 ini melibatkan jajaran produser top seperti Enrico Octaviano dan Lafa Pratomo. Kehadiran musisi Hindia (Baskara Putra) dalam lagu “Masih Ada Cahaya” dan Dere di lagu “Setengah Langit” turut memberikan dimensi warna baru yang semakin solid.
Kolaborasi penulisan lagu bersama Dere dalam trek “Setengah Langit” merefleksikan pemikiran tajam sesama perempuan mengenai standar kebahagiaan. Sementara lagu “Masih Ada Cahaya” dirancang sebagai dialog hangat untuk menenangkan pasangan dalam memahami masa lalu masing-masing secara bijak.
Pengalaman Imersif di Teater Salihara
Untuk merayakan kehadiran karya terbarunya, Idgitaf berkolaborasi dengan Katarsis Live menggelar acara bertajuk “Berusaha di Bawah Hujan (Immersive Album Experience)” di Teater Salihara, Jakarta Selatan. Ruang sensori ini menggabungkan elemen audio, visual, dan instalasi ruang untuk memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih personal.
Rangkaian agenda tersebut diisi dengan sesi listening session, pertunjukan akustik, sound bath, hingga sesi penandatanganan CD fisik. Rilisan ini diharapkan dapat menjadi teman perjalanan yang relevan bagi jutaan pendengar setianya di berbagai platform pemutar musik digital.



