Bekasi, 23 Desember 2025 – Band indie bergenre Alternative Rock asal Bekasi, MANIPOL, kembali menunjukkan produktivitasnya di kancah musik tanah air. Tepat pada bulan Oktober 2025, band yang telah terbentuk selama tujuh tahun ini meluncurkan karya terbaru mereka yang diberi judul Hukum Alam.
Lagu Hukum Alam lahir dari momen yang cukup spontan dan unik. Martin, sang vokalis sekaligus gitaris, mendapatkan inspirasi nada saat sedang bersenandung dalam perjalanan menuju studio latihan. Sesampainya di studio, ide mentah tersebut langsung digarap bersama personel lainnya, yaitu Denny (bass), Gani (drum), dan Agung (gitar). Melodi awal Hukum Alam ini bahkan sempat direkam seadanya menggunakan ponsel sebelum akhirnya liriknya disempurnakan oleh Martin di rumah.
Secara makna, single Hukum Alam menceritakan tentang realita kerasnya kehidupan yang harus dijalani. Liriknya menggambarkan proses berat yang penuh dengan masalah, kekecewaan, hingga kesedihan. Namun, semua itu harus dilewati hingga mencapai tujuan akhir yaitu ‘Pulang’. Dalam konteks Hukum Alam, pulang diartikan sebagai cara melupakan beratnya beban hidup dengan bertemu orang tua, pasangan, anak, atau teman untuk sejenak melupakan kesedihan.
Meskipun kental dengan nuansa Rock Alternative era 90-an, lagu Hukum Alam tetap menyuguhkan daya tarik khas MANIPOL. Mulai dari sound yang bertenaga, lirik sederhana, hingga isian gitar yang mudah diingat. Martin berharap Hukum Alam dapat menjadi penyemangat bagi pendengar yang sedang merasa terpuruk atau marah pada keadaan.
Dalam perilisannya, Hukum Alam bernaung di bawah label Heavy Rain Records, sebuah label rekaman milik band The Rain. Lagu ini juga melibatkan Iwan Tanda dari The Rain untuk proses mixing dan mastering. Kini, para penikmat musik sudah bisa mendengarkan Hukum Alam di seluruh platform digital, serta menyaksikan video lirik resminya di kanal YouTube MANIPOL MUSIC.



