Band alternative asal Malang, Lakuna, resmi merilis single terbaru berjudul “Hati dan Logika”. Lagu ini mengangkat tema pergulatan batin manusia yang terjebak di antara perasaan, logika, dan pencarian makna hidup di tengah berbagai persoalan yang dihadapi.
Melalui lagu ini, Lakuna mencoba menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa kehilangan arah akibat tekanan emosional yang terus menumpuk. Di saat yang sama, muncul keinginan untuk memahami berbagai pertanyaan spiritual yang tidak selalu mudah dijawab.
Terinspirasi dari Kisah Nyata
Menurut Lakuna, “Hati dan Logika” lahir dari pengalaman pribadi salah satu personel mereka. Kisah tersebut kemudian diterjemahkan menjadi lagu yang menggambarkan benturan antara hati dan pikiran hingga membuat seseorang merasa kehilangan kendali atas hidupnya.
Meski mengandung nuansa melankolis, lagu ini tidak berakhir pada keputusasaan. Frasa “aku kalah” yang muncul dalam lirik justru dimaknai sebagai bentuk penerimaan terhadap kenyataan agar seseorang dapat melanjutkan hidupnya.
Menjadi Awal Menuju Album Epiprolog
Secara musikal, Lakuna membangun suasana reflektif melalui kombinasi gitar akustik, piano, dan aransemen yang intim. Pendekatan tersebut menghadirkan nuansa sunyi yang memperkuat pesan emosional dalam lagu.
“Hati dan Logika” juga menjadi pembuka perjalanan menuju album perdana Lakuna bertajuk “Epiprolog”. Album tersebut akan mengeksplorasi tema kehampaan, kehilangan arah, hingga proses berdamai dengan diri sendiri.
Menandai Fase Baru Lakuna
Dengan identitas musik yang memadukan alternative, pop, dan folk, Lakuna terus mengembangkan karakter mereka melalui karya-karya yang emosional dan personal. “Hati dan Logika” menjadi langkah penting untuk memperkenalkan arah musikal yang akan mereka hadirkan dalam album mendatang.
CANONICAL URL:





