Penyanyi sekaligus penulis lagu fenomenal, Sal Priadi, kembali mengukir prestasi lewat karya visual terbarunya. Video musik Ada Titik-Titik di Ujung Doa yang dirilis pada 11 Maret 2026 berhasil menduduki posisi puncak klasemen trending YouTube Indonesia.
Pencapaian ini tergolong sangat impresif karena video tersebut telah ditonton lebih dari satu juta kali hanya dalam kurun waktu 72 jam. Lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa sendiri merupakan bagian dari album penuh keduanya yang bertajuk Markers and Such, Pens, Flashdisks (MASPF).
Narasi Reflektif dalam Balutan Visual
Video musik Ada Titik-Titik di Ujung Doa disutradarai oleh Bernardus Raka dengan durasi tayang mencapai 8 menit 9 detik. Fokus cerita berpusat pada pergulatan batin seorang pengemudi truk yang diperankan secara apik oleh aktor Seteng Sadja.
Pengambilan gambar video Ada Titik-Titik di Ujung Doa dilakukan di sekitar wilayah Malang, Jawa Tengah. Sal Priadi mengungkapkan bahwa proses kreatif ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi para sineas yang terlibat di balik layar.
Kesuksesan Digital dan Rencana Album Baru
Sebelum video musik resminya dirilis, lagu Ada Titik-Titik di Ujung Doa telah diputar lebih dari 90 juta kali di berbagai platform streaming digital. Angka ini mencakup 55 juta pemutaran di Spotify serta puluhan juta penayangan versi audio di YouTube.
Karya ini menjadi video musik resmi keempat dari album MASPF, menyusul kesuksesan lagu-lagu sebelumnya seperti Gala Bunga Matahari. Peluncuran video Ada Titik-Titik di Ujung Doa sekaligus menjadi simbol perpisahan manis sebelum Sal melangkah ke proyek album studio ketiganya.
Sal Priadi mengisyaratkan bahwa dirinya sudah siap menyambut babak baru dalam karier bermusiknya dalam waktu dekat. Ia merasa ada banyak kisah baru yang ingin segera dibagikan kepada para pendengar setianya melalui karya-karya mendatang.
Melalui video Ada Titik-Titik di Ujung Doa, Sal berharap dapat memberikan ruang interpretasi yang luas bagi para penikmat musiknya. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Sal Priadi sebagai salah satu pilar penting dalam industri musik kontemporer Indonesia saat ini.



